Tuhan Setia kepada Janji-Nya (God Is Faithful to His Promises)

Lukas 1:57–80 (Luke 1:57–80)

Lihat Kembali (Look Back)

Bagaimana kita bisa saling mendoakan?
(Setiap orang membagikan satu permohonan doa yang singkat.)

Apa yang Roh Kudus katakan kepadamu?

Apa yang kamu taati sejak pertemuan terakhir?

Bagaimana kamu meresponsnya?
(Jaga jawaban tetap sederhana dan jujur.)

Lihat Firman (Look Up)

Ayat untuk Dihafalkan dan Direnungkan Siang dan Malam

(Verse to Memorize and Meditate on Day and Night)

Yosua 1:8

“Janganlah engkau lupa memperkatakan kitab Taurat ini, tetapi renungkanlah itu siang dan malam, supaya engkau bertindak hati-hati sesuai dengan segala yang tertulis di dalamnya. Sebab dengan demikian perjalananmu akan berhasil dan engkau akan beruntung.”

Lukas 1:68

“Terpujilah Tuhan, Allah Israel, sebab Ia melawat umat-Nya dan membawa kelepasan bagi mereka.”

Kebenaran Utama (Key Truth)

(Katakan bersama)

Tuhan selalu menepati janji-Nya dan membawa keselamatan kepada umat-Nya.

Cerita untuk Dihafalkan (Story to Memorize)

Lukas 1:57–80

Ketika tiba waktunya bagi Elisabet untuk melahirkan, ia melahirkan seorang anak laki-laki. Para tetangga dan sanak saudaranya mendengar bahwa Tuhan telah menunjukkan belas kasihan yang besar kepadanya, dan mereka ikut bersukacita bersamanya.

Pada hari kedelapan mereka datang untuk menyunatkan anak itu, dan mereka hendak menamainya Zakharia, sama seperti nama ayahnya. Tetapi ibunya berkata, “Tidak! Ia harus dinamai Yohanes.”

Mereka berkata kepadanya, “Tidak ada seorang pun di antara sanak saudaramu yang bernama demikian.”

Lalu mereka memberi isyarat kepada ayahnya untuk mengetahui nama apa yang ingin ia berikan kepada anak itu. Ia meminta sebuah papan tulis dan menulis, “Namanya Yohanes.” Semua orang menjadi heran.

Seketika itu juga mulutnya terbuka dan lidahnya terlepas, dan ia mulai berbicara sambil memuji Allah.

Semua tetangga mereka menjadi takut dan takjub, dan di seluruh daerah pegunungan Yudea orang-orang membicarakan semua peristiwa itu. Setiap orang yang mendengarnya bertanya-tanya, “Apakah yang akan terjadi dengan anak ini nanti?” Sebab tangan Tuhan menyertai dia.

Lalu ayahnya, Zakharia, dipenuhi dengan Roh Kudus dan bernubuat:

“Terpujilah Tuhan, Allah Israel,
sebab Ia melawat umat-Nya dan membawa kelepasan bagi mereka.

Ia telah membangkitkan bagi kita tanduk keselamatan
di dalam keluarga hamba-Nya Daud,

seperti yang telah difirmankan-Nya sejak dahulu
melalui nabi-nabi-Nya yang kudus,

yaitu keselamatan dari musuh-musuh kita
dan dari tangan semua orang yang membenci kita,

untuk menunjukkan belas kasihan kepada nenek moyang kita
dan mengingat perjanjian-Nya yang kudus,

yaitu sumpah yang diucapkan-Nya kepada Abraham, bapa kita,

bahwa Ia akan melepaskan kita dari tangan musuh
supaya kita dapat melayani Dia tanpa takut,

dalam kekudusan dan kebenaran di hadapan-Nya sepanjang hidup kita.

Dan engkau, hai anakku, akan disebut nabi Allah Yang Mahatinggi,
karena engkau akan berjalan mendahului Tuhan untuk mempersiapkan jalan bagi-Nya,

untuk memberi kepada umat-Nya pengertian tentang keselamatan
melalui pengampunan dosa mereka,

oleh karena rahmat dan belas kasihan Allah kita,
yang dengan itu surya pagi dari tempat yang tinggi akan menyinari kita,

untuk menerangi mereka yang tinggal dalam kegelapan
dan dalam bayang-bayang maut,

dan untuk menuntun kaki kita ke jalan damai sejahtera.”

Anak itu bertumbuh dan menjadi kuat dalam roh, dan ia tinggal di padang gurun sampai hari ia tampil di depan bangsa Israel.

Peragakan (Act it Out)

(Pilih beberapa sukarelawan. Gunakan tindakan sederhana.)

Peran:

Narator
Elisabet
Zakharia
Tetangga / sanak saudara
Bayi Yohanes

Tindakan:

Bayi lahir
Menamai anak
Zakharia menulis
Zakharia memuji Tuhan
Orang-orang bertanya-tanya tentang anak itu

(Setelah memperagakan, ceritakan kembali bersama-sama.)

Pertanyaan untuk Diskusi (Questions for Discussion)

(Tanyakan dan biarkan kelompok menjawab dari cerita.)

Apa yang terjadi ketika Yohanes lahir?

Mengapa nama “Yohanes” penting?

Apa yang terjadi ketika Zakharia menaati Tuhan?

Mengapa Zakharia memuji Tuhan?

Keselamatan seperti apa yang Tuhan bawa?

Apa misi Yohanes?

Apa yang cerita ini ajarkan kepada kita tentang Tuhan?

Penemuan utama:
Tuhan menepati janji-Nya, menunjukkan belas kasihan, dan membawa keselamatan.

Lihat ke Depan (Look Ahead)

1. Bagaimana kamu atau murid-murid yang kamu latih dapat membuat 5 murid lagi?

Siapa yang membutuhkan pengampunan dan harapan?

Siapa yang hidup dalam kegelapan?

Siapa yang dapat kamu ceritakan tentang keselamatan dari Tuhan?

(Sebutkan nama mereka dan berdoalah.)

2. Sebagai gereja sederhana, bagaimana kamu dapat memulai 5 gereja sederhana lagi?

Di rumah siapa cerita ini bisa diceritakan?

Siapa yang dapat menceritakan kembali cerita ini minggu ini?

Siapa yang dapat menjelaskan keselamatan Tuhan kepada orang lain?

(Pilih satu langkah ketaatan sederhana.)

Pengutusan / Doa (Commission / Pray)

Doa (Sederhana dan Lisan)

Bapa di Surga,
Engkau setia.
Terima kasih atas keselamatan.
Tolong kami melayani-Mu tanpa takut.
Utuslah kami untuk mempersiapkan jalan bagi orang lain.
Amin.

Pengutusan (Commissioning)

Pergilah dengan damai.
Pujilah Tuhan.
Ceritakan kepada orang lain tentang keselamatan.
Berjalanlah di jalan damai sejahtera.

Pengingat bagi Pemimpin (Leader Reminder)

Janji Tuhan pasti.
Keselamatan adalah pekerjaan Tuhan.
Murid-murid mempersiapkan jalan bagi orang lain.