Tuhan Menepati Firman-Nya (God Keeps His Word)
Lukas 1:5–25
Lihat Kembali (Look Back)
Bagaimana kita bisa saling mendoakan?
(Setiap orang membagikan satu kebutuhan doa yang singkat.)
Apa yang Roh Kudus katakan kepadamu?
Apa yang kamu taati sejak pertemuan terakhir?
Bagaimana kamu menanggapinya?
(Jaga jawaban tetap singkat dan sederhana.)
Lihat ke Atas (Look Up)
Ayat untuk Dihafal dan Direnungkan Siang dan Malam (Verse to Memorize and Meditate on Day and Night)
Yosua 1:8
Janganlah engkau lupa memperkatakan kitab Taurat ini, tetapi renungkanlah itu siang dan malam, supaya engkau bertindak hati-hati sesuai dengan segala yang tertulis di dalamnya. Sebab dengan demikian perjalananmu akan berhasil dan engkau akan beruntung.
"Doamu telah didengar."
— Lukas 1:13
Kebenaran Utama (Key Truth)
(Ucapkan bersama-sama)
Tuhan mendengar doa dan menepati janji-Nya, bahkan ketika kita sulit untuk percaya.
Cerita untuk Dihafal (Story to Memorize)
Lukas 1:5–25
Pada zaman Herodes, raja Yudea, ada seorang imam bernama Zakharia dari rombongan Abia. Istrinya bernama Elisabet dan ia juga keturunan Harun.
Keduanya hidup benar di hadapan Tuhan dan menaati semua perintah serta ketetapan Tuhan tanpa cela.
Namun mereka tidak mempunyai anak karena Elisabet tidak dapat mengandung, dan mereka berdua sudah sangat tua.
Suatu hari ketika rombongan Zakharia sedang bertugas dan ia melayani sebagai imam di hadapan Tuhan, ia dipilih menurut undian untuk masuk ke dalam Bait Tuhan dan membakar dupa.
Pada waktu pembakaran dupa, semua orang yang berkumpul sedang berdoa di luar.
Tiba-tiba seorang malaikat Tuhan berdiri di sebelah kanan mezbah dupa. Ketika Zakharia melihatnya, ia terkejut dan ketakutan.
Tetapi malaikat itu berkata,
“Jangan takut, Zakharia. Doamu telah didengar. Istrimu Elisabet akan melahirkan seorang anak laki-laki, dan engkau harus menamainya Yohanes.
Ia akan menjadi sukacita dan kegembiraan bagimu, dan banyak orang akan bersukacita karena kelahirannya. Ia akan menjadi besar di hadapan Tuhan. Ia tidak akan minum anggur atau minuman keras dan akan dipenuhi Roh Kudus bahkan sejak dalam kandungan.
Ia akan membawa banyak orang Israel kembali kepada Tuhan Allah mereka. Ia akan berjalan mendahului Tuhan dalam roh dan kuasa Elia, untuk mempersiapkan umat yang siap bagi Tuhan.”
Zakharia berkata kepada malaikat itu,
“Bagaimana aku dapat yakin akan hal ini? Aku sudah tua dan istriku juga sudah lanjut usia.”
Malaikat itu menjawab,
“Aku adalah Gabriel yang berdiri di hadapan Tuhan. Aku diutus untuk berbicara kepadamu dan menyampaikan kabar baik ini.
Tetapi karena engkau tidak percaya pada perkataanku, engkau akan menjadi bisu dan tidak dapat berbicara sampai hari semuanya terjadi.”
Sementara itu orang-orang menunggu Zakharia dan bertanya-tanya mengapa ia begitu lama di dalam Bait Tuhan.
Ketika ia keluar, ia tidak dapat berbicara kepada mereka. Mereka menyadari bahwa ia telah melihat suatu penglihatan di dalam Bait Tuhan karena ia memberi tanda-tanda kepada mereka tetapi tetap tidak dapat berbicara.
Setelah masa pelayanannya selesai, ia pulang ke rumah.
Beberapa waktu kemudian istrinya Elisabet menjadi hamil dan menyembunyikan dirinya selama lima bulan.
Ia berkata,
“Tuhan telah melakukan ini bagiku. Pada hari-hari ini Ia menunjukkan kemurahan-Nya dan menghapus aibku di antara orang-orang.”
Peragakan (Act it Out)
(Pilih beberapa sukarelawan. Gunakan tindakan, bukan penjelasan.)
Peran:
Narator
Zakharia
Malaikat Gabriel
Elisabet
Orang-orang yang berdoa di luar
Peragakan seluruh cerita.
Setelah itu ceritakan kembali sekali lagi setelah memperagakannya.
Pertanyaan untuk Diskusi (Questions for Discussion)
Orang seperti apakah Zakharia dan Elisabet?
Apa yang mereka doakan?
Janji apa yang Tuhan berikan?
Mengapa Zakharia sulit untuk percaya?
Apakah Tuhan tetap menepati janji-Nya?
Apa yang Elisabet katakan bahwa Tuhan telah lakukan baginya?
Apa yang cerita ini ajarkan kepada kita tentang Tuhan?
Lihat ke Depan (Look Ahead)
1. Bagaimana kamu atau murid-murid yang kamu bimbing dapat membuat 5 murid lagi?
Siapa yang sedang menunggu jawaban dari Tuhan?
Siapa yang merasa dilupakan atau malu?
Siapa yang perlu mendengar cerita ini?
(Sebutkan nama-nama dan berdoa.)
2. Sebagai gereja sederhana, bagaimana kamu dapat memulai 5 gereja sederhana lagi?
Di rumah siapa cerita ini dapat diceritakan?
Siapa yang dapat menceritakan kembali cerita ini minggu ini?
Siapa yang akan memperagakannya bersama orang lain?
(Pilih satu langkah ketaatan yang sederhana.)
Pengutusan / Doa (Commission / Pray)
Doa (Sederhana dan Lisan)
Bapa di Surga,
Engkau mendengar doa kami.
Firman-Mu akan terjadi.
Tolong kami untuk percaya kepada-Mu.
Utuslah kami untuk menceritakan kisah-Mu.
Amin.
Pengutusan (Commissioning)
Pergilah dengan damai.
Ceritakan kisah Tuhan.
Jadikan murid.
Percayalah kepada Tuhan bahkan ketika itu sulit.